Sejarah Desa

SEJARAH DESA ASUMANU

 

Desa Asumanu merupakan suatu Desa Tua yang sudah ada sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Pada masa itu sistim pemerintahan masih berupa sistim kerajaan, dimana dipimpin oleh seorang Raja.

Dari sistim Kerajaan berubah lagi menjadi Kenaian yang dipimpin oleh seorang Na’i. Di mana Nai terakhir yang memimpin kenaian Asumanu adalah Nai HENDRIKUS MANEK LEO Dari sistim Kenaian ini kemudian beralih ke sistim Pemerintahan Desa yang mana saat itu terjadi pada Tahun 1971 Kepala Desa Pertama yang meminpin Desa Asumanu yaitu Bapak EMANUEL LOE (1971-1978), Bapak GABRIEL LAU ( 1978 – 1979 ), PJs Bapak STEFANUS MAU ( 1979 – 1983 ), Bapak NIKOLAS TALO (1983 –1992 ), Bapak YOSEP SIRI(1992-1999), Bapak FRANSISKUS MAU (1999 – 2007), Bapak SURI ANTONIUS, S.Ag (2007-2013) dan Ibu EMELIANA SAFRA LOTUK, A.Md (2013 – 2019).

Secara Geografis Desa Asumanu berbatasan dengan :

  1. Sebelah Utara dengan Negara Timor RDTL
  2. Sebelah Selatan dengan Desa Tohe Leten dan Desa Dualasi Rai Ulun Kec. Lasiolat
  3. Sebelah Timur dengan Desa Tohe
  4. Sebelah Barat dengan Kecamatan Lasiolat

Desa Asumanumerupakan salah satu Desa Devenitif saat pembentukan Kecamatan Raihat,topografi desa Asumanu yang merupakan perbukitan dan dataran menyebabkan sebagian besar masyarakat petani mengolah lahan perkebunan dan pertanian.

  • Demografi

Jumlah penduduk Desa Asumanu hasil pendataan terakhir tahun 2016 berjumlah:

Tabel 1.DataJumlahPendudkmenurutDusundiDesaAsumanuKeadaan per – 31Desember2016

 

No Dusun Jumlah
KK L P Prosentase
1 Nuaderok 48 61 67 128
2 Makerekbadaen 64 125 127 252
3 Leomaanehat 70 111 108 219
4 Lakmau 58 122 116 238
5 Leonen 58 107 102 209
6 Ninluli 124 195 195 390
7 Lokomea 58 123 127 250
J u m l a h 480 844 842 1686

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel 3. Klasifikasi Penduduk Desa Asumanu menurut Pendidikan yang ditamatkan Keadaan per – 31Desember2016

Klasifikasi Pendidikan yang dicapai / ditamatkan Jumlah Prosentase
Buta aksara / Buta Huruf / Tidak pernah sekolah 126 0,07
Belum sekolah 197 0,12
Tidak tamat SD 541 0,32
Tamat SD / Sederajat 458 0,27
Tamat SMTP / Sederajat 187 0,11
Tamat SMTA / Sederajat 144 0,09
Tamat Perguruan Tinggi / Akademi 33 0.02
Total 1.686 100

 

Tabel 4. Data Struktur Penduduk Desa Asumanu menurut mata

Pencaharian. Keadaan per – 31 Desember2016

 

JenisMata Pencaharian Jumlah (Orang) Prosentase (%)
Petani / Peternak 913 0,54
Tukang Kayu 20 0,01
Tukang Batu 9 0,01
Pedagang kaki lima
TNI / Polri
PNS 5 0.01
Guru PNS 20 0,01
Guru Komite 17 0.01
Pengusaha 1 0,005
Pensiunan PNS 5 0,002
Pensiunan TNI / Polri / Veteran 13 0,07
J U M L A H 1.003 0,59

Pada umumnya masyarakat Desa Asumanu 99,9% menganut Agama

Khatolik Roma.

Terdapat dua unit Kapela sebagai temapat peribadatan yang merupakan bagian dari Paroki St. Aloisisus Gonsaga Haekesak.

  • Keadaan Sosial

Adapun adat istiadat yang masih dijalankan masyarakat saat ini seperti: Upacara adat dalam Perkawinan, upacara adat dalam Kelahiran dan upacara adat dalam Kematian (biasa yang masih menjalankan tradisi ini adalah mereka yang berkedudukan dalam golongan bangsawan dan mampu secara ekonomi), sedangkan masyarakat masih menjalankan upacara adat dalam Bercocok tanam yang ditandai dengan berburu ” HAEBOT”.

(berburu hewan yang dianggab sebagai hewan perusak tanaman seperti babi hutan, monyet dan ayam hutan) meskipun harus bertoleransi seperti menggantikan hewan buruan dengan satu ekor ayam yang harus dibawah oleh setiap kepala keluarga ke ”ksadan”  sebagai tempat upacara.

Selain itu juga masih diterapkan hukum adat dalam menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi dalam kehidupan sosial mereka. Serta pelestarian hutan adat .  Terdapat beberapa aturan adat yang dianut masyarakat setempat, yaitu :

Husar Binan : Boleh ada perkawinan karena tidak  ada hubungan darah
Husar Kotu : Kekerabatan atau saudara (tidak Boleh ada Perkawinan bagi Suku-Suku yang berhubungan darah )
Feto Sawa-UmaMane : Diharuskan untuk ada perkawinan antar suku-suku yang membentuk Fetosawa-Umamane dan anak perempuan mengikuti suku dari laki-laki setelah belis dan acara masuk ke Suku

2.1. 4. Keadaan Ekonomi

Pertanian Kegiatan pertanian di desa Asumanu adalah Pertanian lahan kering dengan perswahan irigasi dengan pebandingan luas pertanian lahan kering lebih luas dari lahan persawahan.Posisi mata air yang di dataran rendah menyebabkan hanya sebagian lahan yang bisa dikelolah jadi lahan pertanian sawah.
Perkebunan Sistim perkebunan yang dianut masyarakat adalah sistim tumpang sari. Adapun beberapa jenis komoditi yang dikembangkan warga ditingkat rumah tangga atau kelompok dengan jumlah kepemilikan yang bervariasi, diantaranya : mente, kemiri dan kelapa.
Peternakan Tidak semua kepala keluarga memelihara ternak sapi, Babi dan kambing hanya sebagian kecil masyarakat saja yang memiliharanya. Sedangkan babi dan ayam dipelihara oleh sebagian besar masyarakat. Hasil ternak hanya dijual kalau ada kebutuhan mendesak seperti biaya pendidikan anak-anak, pemenuhan kebutuhan makan-minum pada saat kehabisan stok makanan  akibat gagal panen yang disebabkan bencana angin keras dan tanah longsor  selain itu ternak juga digunakan untuk acara-acaraadat.Terdapatprogram penggemukan sapi (paron), tetapi baru dilaksanakan oleh beberapa KK saja.
Kehutanan

 

Terdapat hutan adat yang dilindungi oleh hukum adat, dan  melarang  siapa pun untuk mengambil hasil di dalam hutan tersebut.
 

 

Terdapat  usaha kios yang hanya menjual beberapa keperluan rumah tangga saja seperti kopi, gula, rokok dan sabun Perdagangan/Jasa
Akses Pasar –        Pasar Haekesak setiap Hari Rabu

–        Pasar Lasiolat setiap Hari Minggu

–        Sistim penjualan hasil masyarakat melalui Catut, ada juga masyarakat  yang menjual langsung ke pasar di Atambua.

  • Kondisi Pemerintahan Desa.
    • Pembagian Wilayah

Dalam pembagian kewilayahan,Desa Asumanu terbagi atas 7  Wilayah  Dusun a.l :

No Nama Dusun RW RT L P L+P KK KK. Miskin
1 Lokomea 1 1 38 35 73 17
2 47 46 93 20
3 40 44 84 21
  Jumlah 1 4 125 125 250 58 26
2 Ninluli 1 1 51 48 99 37
2 60 59 119 36
2 3 45 46 91 26
4 39 42 81 27
Jumlah 2 4 195 195 390 126 32
3 Leonen 1 1 26 24 90 13
2 24 27 51 11
3 31 30 61 19
4 25 26 61 20
Jumlah 1 4 107 102 209 63 22
4 Leomanehat 1 1 35 34 69 20
2 23 23 46 14
3 26 26 52 18
4 27 25 52 16
    1 4 111 108 219 68 14
5 Lakmau 1 1 37 36 73 19
2 30 28 58 14
3 28 26 64 13
4 27 26 53 12
  Jumlah 1 4 122 116 238 58 21
6 Makerek Badaen 1 1 37 39 76 17
2 31 32 63 15
3 29 29 58 13
4 28 27 45 14
  Jumlah 1 4 125 127 252 59 16
7 Nuaderok 1 1 31 34 65 24
2 30 33 63 24
  Jumlah 1 2 61 67 128 48 9

 

  • Struktur Organisasi Desa.

Peraturan Daerah Kabupaten Belu No.09 Tahun 2006 tentang Struktur Pemerintahan Desa,maka Desa Asumanu  mempunyai struktur Pemerintahan Desa yang telah tertuang dalam struktur organisasi ;

 

 

Facebook Comments